Tips Berkendara Bagi Perempuan

driving-safety-tips-for-women-drive-alone-mainTingkat aktivitas yang tinggi di ibu kota, menuntut setiap orang untuk berkendara setiap hari. Terang saja, siapa pun akan tergiur dengan kenyamanan dan keamanan ketika menggunakan kendaraan pribadi.

Coba Anda lihat kondisi ja­lanan ketika office hour yang dipadati oleh kendaraan. Hal ini terlihat bahwa mobil ialah seba­gai kaki bagi pengendaranya untuk menuju tempat tujuan. Otomatis karena tingginya volume kendaraan di jalanan, tingkat kecelakaan pun semakin berpotensi besar.

Selain itu macetnya jalanan ibu kota, membuat kerja dari mesin semakin tinggi. Bisa jadi ketakutan Anda mengalami mobil mogok pun sewaktu-waktu dapat terjadi disaat Anda berkendara.

Mungkin bagi pria bisa mena­ngani masalah tersebut jika terjadi di jalan. Tetapi bagaimana de­ngan seorang wanita? Don't judge a book by its cover. Ini lah jawaban yang bijak untuk seorang perempuan. Pasalnya walaupun pe­ngendara wanita tidak bisa mena­ngani hal tersebut, tetapi masalah ini sebenarnya dapat dicegah.

Tips kali ini, kami akan membahas pencegahan hal-hal yang ditakutkan oleh wanita saat berkendara.

  mogok  
 

 

 

Kendala teknis di kendaraan merupakan sebuah momok yang menakutkan bagi pengendara wanita. Ketidak mengertian terhadap hal yang berbau teknis kendaraan merupakan penyebabnya. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan cara menyimpan kontak bengkel resmi untuk mendapat pengarahan lebih lanjut.

"Ada baiknya sebelum berpergian, Anda bisa melakukan pengecekan ringan pada mobil Anda. Pengecekan tersebut diantaranya kondisi air radiator, fungsi rem dan tekanan angin," ujar Johanes Arie P, Workshop Spv, PT Wolfsburg Auto Indonesia. Selain itu, coba perhatikan batas minimal bahan bakar di tangki.

Jangan sampai kondisi bensin berada dalam level minimal. Hal ini untuk menghindari masalah mogok di jalan karena kebahabisan bahan bakar.

 

 

 

  ban kempis  
 

 

 

Rata-rata ketika ada masalah ban bocor, pengendara wanita membutuhkan pertolongan orang lain untuk melakukan pergantian ban cadangan. Untuk menghindari kejahatan, ada baiknya para pengendara wanita menggunakan cairan penambal ban. Tentunya dengan penggunaan cairan penambal ban dapat mengurangi potensi ban bocor.

Jika memang hal tersebut benar terjadi pada saat di jalanan, minimal Anda harus mengetahui dimana letak ban serep, dongkrak dan kunci roda pada mobil Anda. Sehingga ketika terjadi ban bocor, tidak menyita banyak waktu Anda untuk membenahi ban bocor.

 

 

 

  kecelakaan ringan  
 

 

 

Setiap pengendara tidak ingin terjadinya kecelakaan di saat berkendara. Tetapi jika melihat kondisi jalanan yang padat, potensi ini bisa terjadi pada siapa saja.

Dengan menjaga jarak dan kecepatan pada kendaraan dapat meminimalisir adanya terjadi kecelakaan. Dengan begitu ketika terjadi adanya pengereman mendadak pada kendaraan lain, Anda tetap bisa mengontrol kendaraan Anda.

"Ada baiknya pengendara wanita mengasuransikan kendaraannya. Ketenangan tentu akan diraih pemilik kendaraan dengan mendapatkan penggantian atas kerugian financial yang terjadi akibat resiko resiko tersebut," ujar Natalius Tobing, Chief Claims Officer, PT Zurich Insurance Indonesia.

Sebagai tambahan, ada produk dari asuransi tertentu yang juga memberikan fasilitas tambahan seperti tersedianya mobil derek untuk mengangkut kendaraan ketika terjadi tabrakan. Tentunya hal ini akan memudahkan bagi pengendara wanita.

 

 

Sumber