Tips Mengendarai Mobil Transmisi Automatic

Transmisi-OtomatisMobil Transmisi Automatic atau yang lebih dikenal dengan Mobil Matic merupakan jenis kendaraan yang memiliki kenyamanan tersendiri bagi para pengendara. Namun saat mengendarai mobil cukup sulit terutama bagi pemula. Dilengkapi dengan tipe transmisi otomatis, dapat memudahkan para pengendara mobil. Di Indonesia sendiri angka penjualan mobil matic setiap tahunya mengalami peningkatan, lebih dari jutaan orang banyak menggunakan mobil matic ini. Sebenarnya mobil matic terbilang lebih sederhana dan tidak terlalu sulit dioperasikan. Mengendarai mobil matic membutuhkan penyesuaian dan pengetahuan bagi para pemula dan pengendara yang biasa menggunakan mobil bertransmisi manual.

Banyaknya permasalahan ketika mengemudi menggunakan mobil matic, membuat para dailer dan pabrik mobil menyediakan panduan khusus menyetir mobil matic. Terkadang pengemudi tidak mempunyai waktu lebih ketika ingin mempelajari atau membaca panduan tersebut, sehingga berdampak buruk seperti kerusakan mesin, dan masalah lainya serta yang paling fatal adalah terjadinya kecelakaan. Berikut ini adalah tips mengendarai dan menyetir mobil matic untuk pemula dan bagaimana cara mengoprasikan mobil matic yang benar.

Tips Mengendarai Mobil Matic

  1. Perhatikan posisi dan urutan penggantian tuas transmisi
    Anda harus menghafal masalah tersebut sampai benar-benar menguasai. Tips tersebut untuk menghindari kesalahan dalam mengganti tuas transmisi. Setelah benar-benar hafal dan penggantian tuas transmisi sudah menjadi suatu kebiasaan, maka tidak akan ada lagi kasus salah memasukkan posisi tuas transmisi.
  2. Biasakan untuk membebaskan kaki kiri dari pedal kopling
    pada mobil matic tersedia dua pedal yakni pedal gas dan pedal rem. Hal ini agar kaki kiri terbisa bebas menginjak pedal, yang bertujuan untuk menghidari resiko terjadi kesalahan menginjak rem saat rpm mobil Anda dalam keadaan naik.
  3. Biasakan diri menginjak rem setiap kali akan mengganti transmisi
    Hal ini dilakukan agar saat kita sedang mengganti transmisi, mobil tidak akan berjalan dengan sendirinya. Hal ini merupakan masalah yang sering terjadi dikalangan pengendara mobil matic.
  4. Perhatikan jalan yang akan dilewati
    Jika kita melewati wilayah yang penuh dengan tanjakan atau keadaan jalan yang naik, sebaiknya memindahkan transmisi pada posisi L. Pada keadaan posisi tersebut, transmisi hanya bisa berpindah antara gigi satu sampai dua saja. Saat jalan menurun posisi ini juga berguna sebagai engine brake, sehingga mesin bekerja dengan benar.
  5. Fahami fungsi tombol hold
    Tombol tersebut merupakan fitur penguncian gigi dan dapat dioperasikan saat tuas berada pada posisi D. Ketika tombol diaktifkan, maka fitur tersebut secara otomatis mengunci mobil pada gigi dua dan tiga. Fitur ini juga berfungsi sebagai penghemat BBM, terutama pada jalanan yang sering macet seperti kota-kota besar.

Sedikit tips tambahan  yaitu sering mengecek kondisi mesin, ketika mesin sangat panas terutama saat mengemudi jarak  jauh, sebaiknya berhenti sebentar untuk menstabilkan mesin dalam keadaan dingin. Lakukan perawatan mesin minimal seminggu satu kali, agar mesin tetap terawat dan nyaman untuk dipakai. Masalah yang sering terjadi pada mobil matic yaitu rem. Segera ganti rem saat pengereman mulai terasa tidak cakram lagi.

Sumber